terkini24.com,- Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun, Samuel Eto’o, secara terbuka mempertahankan posisi Gianni Infantino sebagai presiden FIFA menjelang pemilihan pemimpin baru pada Maret 2027 di Maroko. Eto’o menilai, di bawah kepemimpinan Infantino, sepak bola global—terutama di Afrika—telah mengalami kemajuan signifikan, termasuk peningkatan pendanaan dan peluang pengembangan.

Dalam wawancara dengan media Prancis L’Equipe, Eto’o menekankan bahwa sepak bola kini telah menjadi komoditas ekonomi global, di mana pendapatan federasi nasional sangat bergantung pada penjualan hak siar dan kemitraan bisnis. “Siapa yang membiayai sepak bola? Perusahaan-perusahaan yang membeli platform hak siar,” ujarnya. Ia menambahkan, Infantino telah memberi ruang bagi negara-negara Afrika untuk bermimpi dan berkembang, sesuatu yang tidak selalu didapat di bawah struktur lama.

Eto’o juga menyoroti ketimpangan kebijakan antar konfederasi, khususnya kritik terhadap UEFA yang dinilainya terlalu fokus pada kepentingan Eropa. “UEFA penting, tapi bukan satu-satunya atau yang paling berhak mengendalikan arah sepak bola dunia,” tegasnya. Ia menegaskan, federasi Afrika sering beroperasi tanpa dukungan pemerintah, dengan 95 hingga 100 persen anggaran berasal dari sumber yang sendiri sedang menghadapi krisis ekonomi.

Pemilihan presiden FIFA baru akan berlangsung di Maroko pada Maret 2027, dengan Infantino dikabarkan akan mencalonkan diri kembali meski menghadapi tekanan atas rencana awalnya menjual saham Piala Dunia—yang kemudian dibatalkan.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading