Terkini24.com,- JAKARTA – Di tengah sengitnya Piala Dunia 2026, peran dua legenda sepak bola dunia—Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo—kembali jadi sorotan, bukan hanya karena performa di lapangan, tapi juga pengaruhnya terhadap keharmonisan tim nasional masing-masing. Mantan pemain Timnas Inggris, John Barnes, mengungkapkan perbedaan mendasar dalam kepemimpinan kedua bintang tersebut.
Menurut Barnes, Messi mampu menjadi magnet yang menyejukkan suasana di kamar ganti Argentina. Ia bukan sekadar pencetak gol, tapi sosok yang mampu menempatkan kepentingan tim di atas ego pribadi, menciptakan ikatan yang kuat dengan rekan-rekannya. Hal ini berbeda jauh dengan situasi di kubu Portugal, di mana kehadiran Ronaldo justru menjadi titik panas yang harus diwaspadai pelatih Roberto Martínez.
“Para pemain Portugal sangat berkualitas—Bruno Fernandes punya mental juara, tapi ia juga percaya diri bahwa dirinyalah yang paling menentukan. Dan Cristiano? Ia punya pikiran yang sama,” ujar Barnes, dikutip dari Marca, Rabu (1/7/2026).
Barnes menilai, Martínez kini menghadapi dilema serius: apakah akan menurunkan Ronaldo sebagai starter ketika menghadapi lawan-lawan tangguh di fase gugur, atau justru mencadangkannya demi menjaga keseimbangan tim. Keputusan ini bukan sekadar soal taktik, tapi soal psikologi tim—di mana ego seorang ikon bisa mengancam kohesi seluruh skuad.
Sementara di Argentina, Messi justru menjadi simbol persatuan. Ia tak pernah menuntut posisi sentral, tapi membuka ruang bagi pemain muda seperti Julián Álvarez dan Enzo Fernández untuk berkembang. Kehadirannya memperkuat, bukan menghambat.
Dengan Portugal yang tengah berjuang mempertahankan mahkota sebagai juara bertahan, tekanan semakin besar. Jika Martínez gagal mengelola dinamika antara Ronaldo dan para pemain lain, maka keunggulan individu bisa berubah menjadi beban kolektif.
Sementara itu, di sisi lain, Argentina terus melangkah dengan solid—dipimpin oleh Messi yang tak lagi hanya menjadi pemain terbaik dunia, tapi menjadi jiwa dari sebuah tim yang bermain sebagai satu tubuh.
















