terkini24.com,- Ronald Koeman resmi meletakkan jabatannya sebagai pelatih kepala Timnas Belanda usai timnya tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan itu diumumkannya langsung lewat unggahan pribadi di media sosial, tak lama setelah Oranje dikalahkan Maroko lewat adu penalti 2-3, menyusul hasil imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu di Estadio Monterrey, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB.

Kekalahan itu menjadi puncak kekecewaan bagi tim yang kembali gagal melangkah jauh di ajang empat tahunan. Cody Gakpo membawa Belanda unggul lebih awal, namun gol Issa Diop memaksa laga berlanjut ke babak tambahan. Dalam adu penalti, Neil El Aynaoui, Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Achraf Hakimi gagal mengeksekusi tendangannya. Crysencio Summerville menjadi penendang terakhir yang gagal, sementara Ismael Saibari memastikan kemenangan Maroko.

Kekalahan ini memperpanjang kutukan Belanda di Piala Dunia: untuk ketiga kalinya berturut-turut, tim Oranje tersingkir melalui adu penalti โ€” setelah kekalahan dari Uruguay di 2014 dan dari Argentina di 2022.

Dalam pernyataannya, Koeman, 63, tak hanya menanggung beban kegagalan di lapangan, tapi juga mengungkap beban pribadi yang mengubah pandangannya terhadap hidup. Ia mengaku sangat bangga atas perjalanan karier kepelatihannya, namun tak bisa menyembunyikan rasa kecewa karena tidak mampu membawa Belanda meraih gelar dunia.

โ€œSaya memikul tanggung jawab penuh atas hasil ini. Tidak ada yang lebih kecewa daripada saya,โ€ tulis Koeman.

Namun, di balik keputusan yang terkesan mendadak itu, ada cerita yang jauh lebih dalam. Istri Koeman, Bartina, tengah berjuang melawan kanker payudara. Selama bertahun-tahun, ia menjadi sumber kekuatan yang tak pernah lelah mendukung suaminya, bahkan saat tubuhnya sendiri lemah akibat perawatan.

โ€œBeberapa tahun terakhir membuat saya menyadari: ada hal yang jauh lebih penting daripada sepak bola. Sepak bola adalah hidup saya, tapi kesehatan tak ternilai harganya. Istri saya mendukung saya setiap hari, meski ia sendiri berjuang melawan penyakit berat. Itu adalah kekuatan luar biasa. Saya menghargainya lebih dari yang bisa saya ungkapkan dengan kata-kata,โ€ ujar Koeman.

Dengan mundurnya Koeman, maka berakhirlah era kedua pelatih asal Belanda itu di tim nasional. Sebelumnya, ia pernah menangani Oranje dari 2018 hingga 2020. Kembali menangani tim pada 2023, ia membawa Belanda lolos ke Piala Dunia 2026 dengan impresif, tapi tak mampu mengakhiri mimpi buruk di putaran final.

Koeman meninggalkan tim dengan rekor 18 menang, 7 seri, dan 4 kalah dalam 29 pertandingan sejak kembali menangani tim pada 2023. Kini, Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) mulai mencari pengganti yang bisa mengembalikan kejayaan Oranje di pentas dunia โ€” sementara Koeman memilih untuk fokus pada keluarga, dan menemukan kembali makna hidup di luar lapangan.

Designed with WordPress

Discover more from Terkini24.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading